Terlalu sayang untuk berakhir…..

Cbgb_oldCbgb_outsideCbgb_stageCbgb_toiletCbgb

It’s the end, the end of the century…. -Rock N Roll Radio (RAMONES)

Iseng-iseng browsing di internet hari ini. Gw dapet berita yang lumayan mengejutkan di www.cbgb.com. Setidaknya bagi gw… Kalo ternyata klub musik selegendaris CBGB harus tutup akhir bulan ini gara-gara hutang sewa sebesar US $ 91.000 kepada Bowery Resident’s Committee… Sayang menurut gw, karena tempat ini merupakan salah satu saksi hidup perkembangan musik punk dan hardcore di dunia. Bahkan mungkin tempat ini udah jadi ikon sebagai tempat gigs legendaris….

Ramones_cbgbDidirikan tahun 1972 di 315 Bowery, New York City oleh Hilly Kristal dengan nama CBGB & OMFUG singkatan dari Country BlueGrass Blues and Other Music For Uplifting Gormandizers. Sesuai dengan namanya, klub ini sebenarnya didirikan untuk konser Blues dan Country, akan tetapi dalam perkembangannya klub ini justru lebih sering dan terkenal sebagai tempat gigs, slam dance, moshing, dan pogo untuk aliran musik punk, ska, new wave dan hardcore. Salah satu band yang nggak bisa dipisahkan dari sejarah CBGB adalah RAMONES. Legenda punk ini benar-benar identik dengan CBGB, karena bisa dibilang kalo RAMONES dan CBGB besar bersama-sama. Bahkan ketika Joey Ramone meninggal pada tahun 2001, para penggemar RAMONES menyampaikan rasa dukanya dengan menyalakan lilin dan meletakkan karangan bunga di CBGB.

Selain RAMONES, band besar yang sering nge-gigs di CBGB adalah Blondie, Patti Smith, The Heartbreakers, Bad Religion, Gorilla Biscuits, Agnostic Front, Sick Of It All, Bad Brains, Warzone, dan banyak lainnya… Dalam bermusik CBGB juga punya aturan sendiri, band yang mau nge-gigs disini hukumnya wajib bawain lagu sendiri!!! Haram hukumnya ngebawain lagu orang lain….

Last Show di CBGB sendiri berlangsung 2 hari yang lalu atau tepatnya 15 Oktober 2006. Dimana band yang beruntung untuk tampil dalam last show tersebut adalah Bad Brains, Patti Smith, Deborah Harry dan Flea RHCP. Last Show tersebut telah menjadi gigs terakhir di CBGB sebelum benar-benar tutup pada 31 Oktober 2006. Tidak ada lagi kata-kata Hey Ho Lets Go dan Pogo Dance setelah last show tersebut. Selama 15 hari terakhir sebelum tutup CBGB hanya akan melakukan aktifitas dengan menjual CBGB fashions dan online store. Tapi sayang, orang Indonesia kaya kita nggak bisa belanja online di CBGB karena orang Indonesia dan Rusia di black list karena saking banyak orang Indonesia yang jadi hacker… hiks…hiks…

Balik ke negeri sendiri, di Indonesia juga ada klub yang bernasib seperti CBGB yang harus tutup dan berubah bentuk. Sebut aja Poster Cafe di Museum Satria Mandala, Jakarta yang sekarang udah berubah bentuk jadi JC Billiard. Poster, sama halnya dengan CBGB, dulunya adalah salah satu tempat untuk nge-gigs. Orang dulu yang suka slam dance, pogo, moshing, ataupun headbanger ria pasti tau tempat ini. Poster ini juga menjadi menjadi salah satu saksi perkembangan musik underground di Indonesia. Mulai dari Punk, Hardcore, New Wave, Techno, Skinhead, Ska, Indies, Grunge, Grindcore sampe aliran musik Metal. Tempat ini juga tidak jarang jadi saksi pertikaian antara aliran musik yang satu dengan yang lain. Masih ada di ingatan gw, ketika band-band hardcore konser bareng band-band indies di tempat ini. Waktu itu ada pertikaian antara Jefrie (vokalis RU Sucks, band Hardcore Struggle Live Crew) dengan salah seorang anggota Parklife (band indies, tempat Vincent Club Eighties dulu ngeband). Perkelahian yang awalnya terjadi antara 2 manusia berubah menjadi tawuran masal antara anak Hardcore dan Indies pada malam harinya. Suasana malam itupun berubah menjadi Chaos. Selain Poster Cafe, tempat gigs lainnya yang harus tergusur dan berubah bentuk adalah Kafe Kupu-Kupu di kawasan Bulungan, Jakarta. Kupu-kupu yang dulu sering dipake buat bikin tato dan nge-gigs anak-anak punk, skinhead dan hardcore sekarang udah berubah bentuk jadi Rumah Makan Padang… onde mande ba’a ko…..

Sayang memang kalo tempat-tempat kaya CBGB, Poster Cafe dan Kupu-Kupu yang bisa menjadi tempat mengembangkan kreatifitas bermusik dan penyaluran adrenalin para pemuda harus tergusur….

Leave a Reply